PURWA WACANA

Om Swastiastu,

Desa Pakraman Pedungan memiliki pengurus yang telah di pilih pada Sabtu, 26 Maret 2011 Dengan susunan pengurus sebagai berikut: Bendesa : Drs. I Nyoman Sumantra; Penyarikan: I Nyoman Subaga; Patengen : Drs. I Gusti Putu Loka, Patajuh Parhyangan : I Nyoman Jiwa Pande, S.Sos; Patajuh Pawongan : I Made Badra; Patajuh Palemahan : Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg; Kasinoman: I Made Suardana, SE

Om Santhi, santhi, santhi Om


Minggu, 16 Agustus 2009

Walikota Tanam 800 Pohon Langka di Desa Pedungan


Sebanyak 800 pohon langka, Minggu (15/2) ditanam diwilayah Desa Pakraman Pedungan. Penanaman pohon langka berbagai jenis ini langsung dilakukan Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Camat Densel IB. Alit Wiradana di wantilan Pura Dalem Pakerisan Desa Pakraman Pedungan. Sebelum melakukan penanaman pohon Walikota
menyerahkan bibit pohon langka masing-masing kepada Lurah Pedungan dan Bendesa Pakraman Pedungan. Rai Mantra ditemui disela-sela penanaman pohon menegaskan gerakan penanaman pohon
dan kerja bakti yang melibatkan partisipasi karma Denpasar salah satu langkah nyata dalam mewujudkan Denpasar cleen and green city . Selain sebagai motivasi agar masyarakat untuk lebih memperhatikan kelestarian dan kebersihan lingkungan. “Jangan sampai ada anggapan kebersihan hanya jadi tanggung jawab pemerintah,” ingat Rai Mantra. Lanjut Rai Mantra mengelola kebersihan harus dilakukan secara bersama-sama dan
kontinyu. Mengubah perilaku warga untuk hidup bersih memang tidak mudah. Namun untuk menuju perubahan perilaku, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan secara kontinyu melakukan kebersihan dimasing-masing lingkungan. Menurut Rai Mantra, jika perilaku hidup bersih sudah menjadi kebiasaan dapat dipastikan lingkungan akan
menjadi bersih. “Tingkat kebersihan tersebut sangat tergantung dari warga. Jika penduduknya tidak tertib dan taat jadwal dalam membuang sampah, maka konsekuensinya kurang sadarnya masyarakat akan kebersihan,” ungkap Rai Mantra. Lurah Pedungan, I Nyoman Lodra mengungkapkan penanaman pohon langka dan kerja bakti yang dilakukan di 14 banjar adat se- Desa Pakraman Pedungan ini melibatkan 12 ribu lebih krama. Kegiatan kali ini difokuskan menanam pohon dan aksi bersih-bersih di 6
setra yang ada selain di masing-masing lingkungan banjar. Adapun pohon langka yang ditanam diantaranya pohon pinang, muneh, kelecung, cempaka, kelapa, macagau dan cendana.
Selebihnya Lodra didampingi Bendesa Pakraman Pedungan, Nyoman Sumantra menambahkan
kegiatan ini bentuk partisipasi ikut merayakan HUT Kota Denpasar ke- 17 dan sekaligus dalam upaya dukungan krama adat Pedungan dalam melestarikan setra. Kegiatan ini juga dalam upaya pihaknya mendukung program Jumat Bersih yang dijadikan
program bidang kebersihan oleh Camat Densel.
Sementara itu dihubungi terpisah salah seorang warga Pedungan, Made Dana menyambut baik program Pemkot dalam upaya pelestarikan lingkungan. Dia menyadari masih ada sebagian masyarakat kurang taat dengan waktu dan tempat pembuangan sampah. Hal inilah yang secara intensif terus dilakukan sosialisasinya oleh instansi terkait
dalam upaya agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan tepat waktu demi
mewujudkan lingkungan bersih.
sumber berita: download disini (http://www.denpasarkota.go.id/instansi/?cid===AN&s=i_berita&id=1390)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar